Apps

Rahasia Menguasai Kinerja Facebook News Feed

Beberapa waktu yang lalu, Facebook telah menyelenggarakan F8 conference di San Fransisco. Dalam konferensi yang dihadiri developer aplikasi baik mobile maupun desktop, Mark Zuckerberg beserta tim mengenalkan produk terbaru yang Facebook miliki dan akan bisa digunakan oleh masyarakat. Akan tetapi, ada satu sesi yang belum banyak diketahui tapi merupakan bagian terpenting dalam infrastruktur Facebook dan penting bagi pengguna individu atau brand. Sesi itu dibawakan oleh Adam Mosseri, VP of Product for News Feed, yang bertajuk “News Feed: Getting Your Content to the Right People.”. Ia menjelaskan bagaimana Facebook news feed bekerja sehingga secara keseluruhan developer atau pemiliki akun mendapatkan gambaran dan wawasan dalam menggunakan fitur ini secara maksimal.

Mosseri menjelaskan dalam F8 conference bahwa masyarakat dunia hidup dengan kebutuhan informasi yang banyak dan terus bergerak setiap hari tapi tidak memiliki waktu cukup untuk mengkonsumsi berita secara keseluruhan. Facebook news feed hadir sebagai sebuah sistem yang berperan di dalam setiap akun dengan menyelaraskan minat dan pilihan dari setiap tindakan pengguna dalam menggunakan Facebook sehari-hari. Suatu brand dalam mempublikasikan sebuah post akan mendeteksi akun lain yang memiliki ketertarikan sama seperti mereka. Hal ini yang membuat post suatu brand dapat diterima oleh pengguna lain. Jumlah jangkauan post yang diterima oleh pengguna akan menjadi  kecil jika ada konten pesaing yang ikut dipublikasikan di waktu bersamaan dengan kita. Buzzsumo mengeluarkan hasil analisa terkait keaktifan post di Facebook berdasarkan waktu.

How Facebook’s News Feed Works – As Explained by Facebook | Social Media Today
via socialmediatoday.com

Dalam gambar diatas, post yang memiliki interaksi tinggi terjadi pada waktu malam hari. Hal itu dikarenakan kurangnya aktivitas dari banyak pengguna Facebook di waktu tersebut. Mosseri menekankan bahwa bagian terpenting dalam mengisi news feed adalah siapa teman atau brand yang pengguna pilih untuk diikuti aktivitasnya. Facebook news feed akan terbentuk dengan berbagai tulisan dari pengguna lain yang dipilih kemudian tim Facebook akan menyaring dan menentukan cerita atau aktivitas seperti apa yang paling penting bagi pengguna akun tersebut. Setiap post yang disajikan pengguna berdasarkan minatnya akan dianalisa oleh Facebook berdasarkan jumlah ‘like‘, kemungkinan untuk dibagikan, dan menghabiskan waktu untuk membaca konten tersebut.

How Facebook’s News Feed Works – As Explained by Facebook | Social Media Today
via socialmediatoday.com

Analisa yang dilakukan oleh Facebook dalam menilai post tiap pengguna antara lain:

  • Who posted it – seberapa banyak pengguna berinteraksi dengan konten yang berasal dari pengguna tersebut.
  • Type of content – seberapa banyak pengguna berinteraksi dengan konten berdasarkan tipe baik berupa foto, video, maupun link
  • Interactions with the post – jumlah interaksi dari konten yang disimpulkan berdasarkan tingkat penyesuaian pengguna dengan relevansi post.
  • When it was posted – waktu publikasi suatu post yang terbaru bukanlah hal penting bagi Facebook. Bagi mereka, kesesuaian konten dengan pengguna adalah hal penting dalam mendapatkan interaksi suatu konten lebih tinggi.

Semua analisa dari post tersebut akan diberi penilaian yang dinamakan relevancy score yang secara spesifik menilai dan memposisikan setiap pengguna berdasarkan tingkat ketertarikan dari tiap post. Setiap publikasi pengguna yang hadir di news feed akan diberi penilaian. Proses ini akan terus dilakukan secara berulang selama mengunjungi situs Facebook walau pengguna sudah mengakhiri sesi sebelumnya. Urutan post yang muncul berdasarkan aktivitas pengguna terakhir.

How Facebook’s News Feed Works – As Explained by Facebook | Social Media Today
via socialmediatoday.com

 

How Facebook’s News Feed Works – As Explained by Facebook | Social Media Today
via socialmediatoday.com

 

How Facebook’s News Feed Works – As Explained by Facebook | Social Media Today
via socialmediatoday.com

Inilah mekanisme dasar dalam mengetahui cara kerja news feed dan bagaimana suatu konten yang pengguna lihat ditentukan oleh Facebook. Mengetahui proses ini telah menjawab pertanyaan pengguna Facebook yang lebih sering melihat konten dari teman atau keluarga dibandingkan brand karena ada keterkaitan dari post dengan pengguna. Selain itu, brand akan mengetahui secara signifikan mendapatkan jumlah jangkauan pengguna yang mengikuti mereka di Facebook. Perlu diketahui bahwa pihak yang memegang akun brand harus berfokus dalam mendapatkan interaksi dari pengikutnya sebagai cara lain diluar penggunaan media berbayar. Semakin besar pengguna terhubung dan berinteraksi dengan pengguna lain, semakin kuat sinyal news feed yang dimiliki dan publikasi antar mereka akan mudah diterima.